Puncu, 9-10 September 2026 — Laskar Pamungkas, Pramuka Penegak SMAN 1 Puncu, turut ambil bagian dalam menyukseskan kegiatan Jambore Ranting dan Lomba Tingkat II Kwartir Ranting Puncu. Keterlibatan tersebut menjadi wujud nyata kontribusi Pramuka SMAN 1 Puncu dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui kegiatan kepramukaan di wilayah Kecamatan Puncu.
Kegiatan yang mempertemukan para pramuka dari berbagai pangkalan tersebut dibuka secara resmi oleh Mulyanto, S.Pd., selaku Ketua Kwartir Ranting Puncu. Dalam sambutannya, Mulyanto berpesan agar kegiatan Jambore Ranting dan Lomba Tingkat II tidak hanya dimaknai sebagai ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun karakter, melatih kemandirian, kedisiplinan, kerja sama, serta menumbuhkan semangat persaudaraan. Ia juga berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadikan setiap pengalaman yang diperoleh sebagai bekal untuk terus berkembang dan berkontribusi di lingkungan masing-masing.
Dalam kegiatan tersebut, anggota Laskar Pamungkas mendapatkan kepercayaan untuk menjalankan berbagai peran penting. Para Pramuka Penegak SMAN 1 Puncu turut menjadi petugas upacara sekaligus juri dalam sejumlah kegiatan yang dilaksanakan, baik dalam rangkaian Jambore Ranting maupun Lomba Tingkat II. Berbagai bidang keterampilan dan kreativitas yang melibatkan Laskar Pamungkas di antaranya pionering, story telling, infografis, fotografi, hasta karya, yel-yel, tata tenda, hingga KIM (Ketangkasan Indra Manusia) yang menjadi bagian dari kegiatan penjelajahan. Keterlibatan tersebut tidak hanya menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan Kwartir Ranting Puncu, tetapi juga menjadi ruang bagi para Penegak Laskar Pamungkas untuk mengasah kepemimpinan, tanggung jawab, komunikasi, ketelitian, kreativitas, serta kemampuan bekerja sama.
Kegiatan ini juga diperkuat dengan pemberian materi kepramukaan dan cara bertahan hidup oleh Brahma A.P., anggota Koramil Puncu. Materi diberikan secara bertahap, mulai dari pembekalan teori hingga praktik langsung di lapangan. Perpaduan antara pemahaman dan praktik tersebut memberikan pengalaman yang lebih aplikatif bagi para peserta, sekaligus melatih kesiapan, kedisiplinan, dan keterampilan mereka dalam menghadapi berbagai situasi selama kegiatan kepramukaan.
Kepercayaan yang diberikan kepada Laskar Pamungkas ini tentunya menjadi pengalaman berharga bagi para Penegak. Mereka dituntut untuk mampu menjalankan tugas secara disiplin, objektif, dan bertanggung jawab sekaligus menjadi teladan bagi adik-adik Pramuka yang mengikuti kegiatan. Melalui partisipasi ini, Pramuka SMAN 1 Puncu terus menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya aktif dalam kegiatan di lingkungan sekolah, tetapi juga mengambil peran dalam kegiatan kepramukaan di tingkat ranting.
Laskar Pamungkas Jaya!