Menghadapi pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA), Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Kediri terus mendorong kesiapan sekolah dan murid. Salah satunya melalui kolaborasi bersama Bimbingan Belajar Erlangga dalam kegiatan Try Out TKA yang digelar pada 14–17 September 2026 yang bertempat di masing-masing sekolah. Kegiatan tersebut diikuti oleh SMA se-Kabupaten Kediri dan menjadi ruang bersama untuk memantabkan pemahaman sekaligus strategi menghadapi TKA. Tidak hanya berkutat pada materi, Try Out ini juga bertujuan untuk mengajak murid lebih siap menghadapi soal-soal yang membutuhkan kemampuan memahami informasi, bernalar, menganalisis, hingga menentukan solusi.
Kasi PMA-PK PLK Cabdindik Kediri, Chairul Efendi, S.Pd.Bio., M.A.P., berpesan agar persiapan TKA tidak dilakukan secara instan. Menurutnya, hasil yang baik perlu dibangun melalui proses belajar yang konsisten dan terarah. Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya sinergi antara sekolah, guru, murid, orang tua, serta berbagai pihak yang dapat mendukung kesiapan menghadapi TKA. Kolaborasi yang terbangun diharapkan tidak berhenti pada kegiatan persiapan semata, tetapi dapat memberikan dampak positif terhadap budaya belajar dan kesiapan akademik murid.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Puncu, Jawari Muslim, S.Pd., menyambut baik pelaksanaan Try Out TKA sebagai kesempatan bagi murid untuk mengukur kesiapan sekaligus mengenali kemampuan yang masih perlu ditingkatkan. Sehingga murid dapat mengetahui apa saja yang harus dipersiapkan terkait TKA mendatang.
Kerja sama Cabdindik Kediri dan Bimbingan Belajar Erlangga menjadi salah satu langkah untuk menghadirkan pendampingan yang lebih dekat dengan kebutuhan murid. Melalui latihan dan penguatan yang diberikan, murid diharapkan semakin familiar dengan karakteristik asesmen sekaligus mampu mengembangkan strategi belajarnya masing-masing. Bagi murid SMA se-Kabupaten Kediri, TKA bukan sekadar tentang menjawab soal. Lebih dari itu, TKA menjadi kesempatan untuk menguji kemampuan, mengukur kesiapan, dan menunjukkan hasil dari proses belajar yang telah ditempuh.
Salah satu peserta Try Out, Adelia Zahra (XII-1) mengaku bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman yang bermanfaat, sebab ia dapat mengetahui sejauh mana kesiapan dirinya untuk menghadapi TKA. Menurutnya, Try Out juga membantu murid mengenali tipe soal dan melatih manajemen waktu saat mengerjakan.
Hasil Try Out tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat proses belajar sekaligus memetakan hal-hal yang masih perlu ditingkatkan. Dengan semangat belajar dan kesiapan yang terus diasah, murid SMAN 1 Puncu siap melangkah menghadapi TKA dengan lebih mantab.